Core

Jl. Diponegoro Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara
Kota Jayapura, Provinsi Papua, Kode Pos 99111


Kenali Gejala Hemofilia
03 September 2014

Sebagai salah satu penyakit yang gejalanya sulit dipastikan, diagnosis hemofilia kerap 'terlewatkan'. Sering menimbulkan pendarahan dalam, perhatikan secara seksama jika sejak usia 1-2 tahun kulit anak mudah lebam.

Menurut Dr dr Rini Purnamasari, SpA, dokter divisi hematologi onkologi anak RSUD Tangerang, seperti yang dikutip dari DetikCom, pada dasarnya manusia untuk membekukan darah memerlukan trombosit. Nah, untuk pasien hemofilia, trombositnya normal namun faktor pembeku VIII dan IX-nya yang kurang. "Sehingga luka masih bisa menutup tapi muncul pendarahan di dalam, berupa lebam atau biru-biru," tuturnya.

Berdasarkan klasifikasinya, hemofilia dibagi menjadi tiga, yakni ringan (mild), sedang (moderate) dan berat (severe). dr Rini menambahkan, tahap ringan biasanya pendarahan terjadi karena trauma atau saat operasi ringan seperti cabut gigi. Sementara jika sudah berat, tidak ada kejadian apapun anak bisa tiba-tiba berdarah.

"Misalnya bangun tidur, terus tiba-tiba dia mimisan, atau kulitnya jadi biru-biru. Perhatikan juga kalau bayi diimunisasi, lalu selalu besoknya bengkak dan kulitnya biru-biru," imbuh dr Rini, saat ditemui detikHealth, Senin (1/9/2014).

Tak melulu setelah disuntik atau terluka, pertanda hemofilia juga bisa terlihat jika anak melakukan aktivitas sehari-hari. Sebagai contoh, anak sedang aktif belajar merangkak, akibat adanya tekanan berulang maka lututnya bisa bengkak dan membiru.

"Khas hemofilia itu pendarahannya di dalam, di otot. Itu yang bikin mereka jadi sulit beraktivitas atau sulit berjalan," paparnya.

Pada anak yang lain mungkin juga gejala muncul berupa perdarahan di mulut saat giginya mulai terlepas, demikian pula mimisan atau perdarahan di gusi atau lidah. Sejalan dengan peningkatan aktivitas fisik anak, perdarahan juga bisa terjadi di lutut, siku, pergelangan kaki, bahu dan pergelangan tangan.

Segera periksakan anak ke dokter jika gejala seperti itu mulai tampak. Jelaskan juga jika ada riwayat keluarga dengan hemofilia. Dengan begitu dokter akan memberikan tes faktor pembeku VIII atau IX, dan diagnosis baru bisa ditegakkan.